Malam ini, 31 Desember 2014, ketika harapan tinggal harapan. Ada beberapa hal yang dirasa agak disesali di penghujung tahun 2014 ini. Misalnya adalah mengapa hal baru kepikiran saat-saat ini? Mengapa tidak dari tahun lalu bahkan tahun sebelumnya? Entahlah.
Selayaknya manusia pada umumnya, seorang aku pun sempat merasakan daya-tarik terhadap lawan jenis. Namun seiring berjalannya waktu, semuanya berjalan begitu saja, mengalir air di sungai, tanpa hambatan. Lalu, perlukah disesali? Tidak.
Januari - Februari - Maret - April - Mei - Juni - Juli - Agustus - September - Oktober - November hingga Desember berlalu cepat, atau gw yang ngerasa yang berlalu cepat?
Udah dapat apa aja di 2014? Banyak tentunya. Dari yang manis hingga pahit.
Tentu ada hal yang dikhawatirkan, ketika mereka, kalian, bahkan kamu, memberikan ekspetasi kepadaku.
Dah lah nggak perlu memberikan detail dengan yang udah terjadi di 2014, toh pada akhirnya aku yang menjalani dan dalam beberapa waktu, mereka, kalian, bahkan kamu, hadir memberikan arah dimana arah yang aku tuju masih belum selalu stabil.
Nah foto diatas adalah malam minggu terakhir (27 Desember 2014) dimana aku ditemani Oliv dan Husna bisa nonton secara langsung konser RAN, Maliq n d'essentials, dan lainnya. Dengan modal nekat dan tentunya memang sudah di niatkan, akhirnya perjalanan 3 jam ngendarain motor dari Semarang, akhirnya bisa sampai di Jogja. Alhamdulillah, kami bisa nonton konser yang diadakan di Gelanggang Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta ini.
Terima kasih kepada tahun 2014 atas segala yang telah diberikan dan kepada tahun 2015, terima lah kehadiranku dengan segala apa yang aku harapkan dengan harapan baru dan harapan yang belum terelisasi di tahun 2014 dan tahun sebelum-sebelumnya.







0 Comment:
Posting Komentar