ya Allah, seperti inikah dunia?
apapun yang kulakukan selalu dianggap salah oleh orang lain.
aku bingung ya Allah..
aku bingung sebetulnya untuk apa aku ada di dunia ini...
yang aku tahu, aku diciptakan sebagai manusia.
tugas manusia adalah beribadah kepada-Mu.
aku sudah menjalankan ibadah, memang masih kurang.
masih banyak yang tidak mampu, atau lebih tepatnya malas saya lakukan.
Hamba mohon ampun pada-Mu ya Allah...
kalau boleh saya bertanya lagi,
apa iya hidup saya ini hanya untuk ibadah yang sifatnya ritual kepada-Mu?
bukankah aku sebagai umat muslim juga Kau suruh
untuk mengajak manusia kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran?
kalau iya, kenapa begitu sulit untuk melakukan itu ya Allah?
kenapa ibadah ritual kepada-Mu jauh lebih mudah daripada kepada sesama manusia?
Kau tak pernah protes kalau solatku gerakannya salah,
Kau juga tak pernah protes kalau puasaku bolong,
Kau tak pernah menampar mulutku kalau aku salah dalam membaca Al-Quran.
tapi kenapa,
kenapa justru kepada manusia yang jauh lebih rendah dari-Mu,
justru jauh lebih sulit?
setiap aku mengajak kebaikan,
mereka selalu mengolok-olok aku dengan "sok baik, sok suci, munafik"
ketika aku ajak di jalan kebaikan yang sudah aku lalui,
mereka bilang aku pamer.
ketika aku ajak di jalan yang baru akan aku lalui,
mereka bilang aku munafik, karena aku belum melakukan.
ketika aku hanya memberi teladan,
mereka bilang pengen paling baik sendiri.
ketika aku ajak dengan kata-kata,
mereka bilang aku sok baik.
ketika aku larang mereka berbuat buruk,
mereka bilang aku sok suci, norak, ga gaul.
ketika aku biarkan mereka berbuat salah,
mereka bilang aku cuek tak peduli.
aku malah semakin dijauhi, dijauhi dan dikucilkan.
aku bingung Ya Allah,
mungkinkah ini yang membuat para Nabi dan Rasul-Mu begitu mulia di sisi-Mu?
aku bayangkan ketika Rasulullah menyampaikan ajaran-Mu ini,
keadaan dunia begitu parah, ketika kedzoliman dimana-mana,
tiba-tiba Rasulullah harus berdiri ditengah mereka
untuk menyampaikan ajaran kebaikan-Mu. Seorang diri.
saya yang berjuang ketika ajaran-Mu telah menyebar luas saja,
susahnya setengah mati, caci maki, pengucilan dari orang-orang
aku rasakan dengan nyata.
bagaimana dengan mu Ya Rasulullah....
betapa sulitnya engkau berjuang...
masyaallah....
apalagi dengan adanya peristiwa Isra Mi'raj yang tak masuk akal,
ketika itu engkau harus meyakinkan orang-orang bahwa kau baru saja
diperjalankan menuju masjidil Aqsa kemudian ke Sidrotul Muntaha.
itu saja sudah tak masuk akal, apalagi dari perjalanan itu
menghasilkan sebuah kewajiban untuk umat yang harus mereka kerjakan.
untuk meyakinkan saja sulit, apalagi untuk menyuruh mereka melakukan apa yang diwajibkan.
subhanallah....
setiap kali aku mengingat kekasih-Mu, Rasulullah,
aku merasa apa yang ku rasakan tak ada apa-apanya dari yang beliau rasakan.
keluargaku dikucilkan itu tak seberapa dengan keluarga Rasulullah yang diancam akan dibunuh.
aku yang dilempar caci maki,
tak seberapa dibanding Rasulullah yang sering dilempar batu dan kotoran hewan.
Allahu Akbar.
aku harus kuat, Ya Allah, aku ingin kuat.
kuatkanlah aku untuk selalu mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran.
kuatkanlah aku dengan keluarga dan teman-temanku yang setia berada disampingku.
berjuang bersama, untuk menyebarkan manfaat seluas-luasnya.
Ya Allah,
aku berserah diri pada-Mu.
rendahkanlah hati kami, jauhkan kami dari ujub dan takabur.
aku serahkan diri ini untuk beribadah kepada-Mu,
untuk memberi manfaat seluas-luasnya kepada sesama makhluk hidup dan semesta alam.
kuatkanlah hamba Ya Allah, ridhoilah kami.
aamiin.







0 Comment:
Posting Komentar